“maafkan aku indak ina”.

Kalau ada salahku sama kau selama ini, maafkan aku, sebab hubungan kita selama ini main-main jak, baru hari ini aku betul-betul sama kau, jadi bagi aku. Maafkan aku kalau selalu membuatmu terluka tanpaku sedarinya.

Ya tuhanku kenapa lah aku sering saja menjadi insan yang selalu buat wanita terluka, ya tuhanku, tolonglah aku untuk menjaga hati sang insan. Tak mahu hidup macam ini lagi.

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: